Wednesday, January 12, 2011

Sarikaya Pisang

Sarikaya merupakan penganan khas pulau Sumatera. Pertama-tama disebut dan mengenal Sarikaya, yang terlintas di pikiran adalah buah Srikaya. Tetapi setelah dijelaskan dan melihat langsung seperti apa Sarikaya, ternyata jauh sekali perbedaannya. Yang satu buah, yang satu lagi cemilan manis gurih. Sarikaya biasanya dimakan dengan ketan atau dijadikan es campur. Kalau dijadikan es, biasa dijual di Bendungan Hilir pada saat Puasa dengan nama Es Kampiun. Es-nya campur-campur. Saya pernah beli satu kali sewaktu saya pergi dengan teman-teman kantor ke Bendungan Hilir. Segar. Yang jual Es Kampiun ini kebanyakan orang Padang.

Dari kemarin-kemarin saya pengen banget buat Sarikaya sendiri, tapi belum sempat. Setelah ada yang posting resep dan melaporkan pembuatan Sarikaya Pisang Kepok oleh salah satu member NCC, saya jadi mau semangat mau membuatnya. Untungnya lagi ada pisang dari mama mertua. Pisangnya sendiri bukan pisang kepok tapi pisang uli (dikasihnya pisang uli sih), ya dipakai aja. Pembuatannya pun tidak terlalu susah. Suami juga suka sekali.

Sarikaya Pisang Kepok
By: Fatmah Bahalwan
Bahan:
5 bh pisang kepok, iris tipis melintang
125 gr gula jawa
25 gr gula pasir
100 ml air
4 btr telur
250 ml santan kental
2 lbr daun pandan, sebit-sebit
4 cm kayu manis - saya tidak pakai
½ sdt garam

Cara membuatnya:
1. Masak air, gula merah, dan gula pasir hingga mendidih dan gula larut, angkat, saring, dinginkan.
2. Kocok telur dan santan hingga tercampur rata, tuangi air gula jawa sedikit demi sedikit sambil terus diaduk rata.
3. Susun pisang kepok dalam pinggan tahan panas, siram dengan adonan santan telur.
4. Selipkan kayu manis dan daun pandan.
5. Kukus dalam dandang selama lk. 60 menit. Angkat, dinginkan.

^^

Tuesday, January 11, 2011

Lapis Surabaya Ekonomis Kukus (My Mother's 56th Bdae Cake)

Hari ulang tahun Mama sebentar lagi, rencananya mau buat kue untuk Mama, walaupun kue yang sederhana. Bingung juga sih, karena persediaan bahan untuk membuat kue sudah menipis dan lagi males numpuk banyak-banyak bahan dan males beli ke TBK (malllleeessss), takut tidak habis. Jadi, seperti biasa, lihat dulu di dapur kira-kira ada bahan apa yang bisa digunakan. Lalu baru lihat-lihat ke kumpulan resep. Hmmm... kira-kira kue apa yang spesial tapi gampang dibuatnya ya? Secara waktunya juga sangat mepet.

Buat Lapis Surabaya! Gampang dan spesial. But, tidak mau yang pakai kuning telur semua ah, mubazir putih telurnya.  Pada saat Papa ulang tahun saya membuat Lapis Surabaya resep dari NCC dan dipanggang dan putih telurnya tidak habis-habis. Mau sesuatu yang berbeda. Akhirnya ketemu dengan resep Lapis Surabaya Sangat Ekonomis dari Ci Lily T-Yu Cake. Terbersit di pikiran untuk membuat Lapis Surabaya Kukus. Sempat ragu, bisa jadi ga ya?? Kalau ga jadi sayang juga kuenya. Tapi saya putuskan untuk tetap maju membuatnya. Pikir-pikir, walaupun gagal pasti ada aja yang habisin kuenya (hahaha... paling-paling saya yang habisin - gendut dah).

Lapis Surabaya Ekonomis Kukus
Resep asli dari Ci Lily T-Yu Cake
Modified by Me

Bahan :
9 bt telur utuh
150gr. gula pasir
25gr. SP (lk 1sdm)
100gr. Tepung kunci
40gr. maizena
35gr. Susu bubuk
180gr Margarin/butter - saya setengah-setengah margarin dan butter
1sdm. Perisa(Rhum) bakar (boleh di abaikan)
1sdt. Coklat pasta

Cara Membuat:
1. Telur,gula dan SP di kocok sampai kental dan berjejak.
2. Masukan Terigu,maizena dan susu bubuk aduk rata.
3.Terakhir masukkan margarin cair dan rhum aduk lg hingga rata.
4. Bagi adonan jd 3 bagian,1 bg masukan coklat pasta bf aduk rata.
5. Tuang ke 3 loyang kotak uk 22x22x4cm.
6. Kukus dengan api kecil selama 20 menit (untuk setiap loyang).
7. Susun bagian berwarna kuning di paling bawah, beri selai lalu tutup dengan yang berwarna coklat, beri selai lagi lalu tutup dengan kue terakhir.


Sempat bingung setelah itu mau dihias apa. Buttercream cuma ada yang waktu itu untuk ulang tahun II Acit, kalau dicover dengan buttercream tersebut rasanya pasti tidak enak. Coklat sudah habis, males (lagi-lagi) jalan ke TBK untuk membeli coklat aja. Eh, ternyata ada chocolate chip. Rasanya lebih pahit si pastinya, tapi bolehlah digunakan kalau tidak ada yang lain. Saya lelehkan chocolatechipnya, walah... tidak mau leleh. Punya ide untuk menambahkan susu cair, dan woala... bisa juga jadi cair dan tidak menggumpal. Senangnya. Cuma sayangnya tidak bisa cepat mengeras, jadi harus dimasukkan ke freezer dulu sebentar baru dihias dengan buttercream pinggirannya, diberi hiasan berupa strawberry dan anggur serta ditambah logo 'Happy Birthday' dan tulisan berupa nama. Akhirnya jadi juga, masukkan kulkas bagian bawah dan siap untuk dibawa untuk Mama. Happy Birthday Ma. God Bless you forever. Love you ^^

Monday, January 10, 2011

Sago Pudding aka Puding Sagu (Book: Chef at Home "a taste of goodness")

Awal tahun baru dapat hadiah dari suami berupa buku resep. Judul bukunya adalah Chef at Home "a taste of goodness" yang disusun oleh beberapa koki dan menggunakan bahasa Inggris. Buku tersebut dibeli dari seorang teman di gereja yang menurut dia buku tersebut dijual dalam rangka menggalang dana untuk gereja di Singapore. Bukunya sudah dipesan dari bulan Desember 2010 melalui BBM dan baru sampai ke tangan saya bulan Januari 2011. Hitung-hitung hadiah Tahun Baru.

Awalnya mendapat buku tersebut, saya langsung membuka dan melihat-lihat. Penasaran abiez. Bukunya sendiri cukup tebal, ada kira-kira 225 halaman, untuk resepnya saya tidak hitung ada berapa banyak. Resepnya dibagi dalam beberapa bagian, hidangan pembuka, menu utama dan hidangan penutup. Halaman-halaman awal dijelaskan terlebih dahulu bahan-bahan yang dipakai; ada penjelasan dan gambarnya, jadinya memudahkan dalam pencarian bahan. Kebanyakan resep yang diberikan adalah resep-resep rumpun melayu, seperti Singapore, Indonesia, dan Malaysia. Bahan-bahannya juga kebanyakan ada di pasar tradisional di Indonesia dan pas di lidah kita.

Resep pertama yang saya coba buat dari buku tersebut adalah Sago Pudding. Saya beli sagu mutiara yang dijual di pasar tradisional, ditambah dengan gula pasir, gula merah, santan dan putih telur. Cara membuatnya juga gampang. Hasilnya enak.


Sago Pudding aka Puding sagu
Contributor: Sabrina Allwood
Bahan:
1 cup sagu mutiara
1.5 lt air
1 sdm gula pasir
1 bt putih telur
1 gula merah, potong kecil
50 ml air untuk gula merah
250 ml santan segar

Cara Membuat:
1. Cuci bersih sagu dibawah air mengalir.
2. Panaskan 1.5 lt air di panci.
3. Masukkan sagu. Aduk-aduk terus supaya sagu tidak menempel. Masak hingga sagu menjadi bening.
4. Saring sagu dan secepatnya masukkan ke mangkuk berisi air dingin. Aduk lagi supaya sagu tidak menempel lalu saring lagi.
5. Tambahkan 1 sdm gula pasir ke sagu lalu aduk rata.
6. Kocok putih telur sampai berbusa dan jadikan satu dengan sagu.
7. Masukkan campuran sagu ke wadah besar atau wadah kecil seperti gelas dan dinginkan di kulkas.
8. Masak gula merah dan 50 ml air di panci kecil; aduk sampai gula mencair. Sisihkan.
9. Hidangkan dengan cara menuangkan gula merah cair dan santan segar ke atas sagu yang sudah dingin.

Enak dan gampang.... Saya hanya menggunakan gelas kecil. ^^

Friday, January 7, 2011

Brownies Kukus Putih Telur (II Acit B'dae Cake)

Saya ditodong untuk menyiapkan kue ulang tahun untuk II-nya Daniel. Sebenarnya ulang tahunnya pada akhir bulan Desember kemarin tapi baru dirayakan pada hari Senin setelah Tahun Baru. Awalnya terpikir mau beli saja karena baru diminta hari Minggunya untuk menyiapkan kue ulang tahun. Suami malah mau membelikan ice cream cake, tapi ternyata hari minggu tersebut kita ga pergi kemana-mana, jadi ga bisa pesen kue. Pikir-pikir apa yang mau dibuat, dan inget kalau saya masih ada putih telur cukup banyak, sisa dari pembuatan kaastengel dan nastar. Bolak-balik kliping resep dan ketemu beberapa resep yang memakai putih telur. Dicocokin dengan bahan yang ada di dapur, terpilihlah brownies kukus putih telur. Ini resepnya....

Brownies Kukus Putih Telur
Bahan:
400 ml putih telur
150 gr gula pasir
10 gr emulsifier
140 gr tepung terigu serbaguna
40 gr coklat bubuk
1/2 st baking powder
1/4 st vanili bubuk
100 gr dark cooking chocolate (DCC)
125 ml minyak goreng

Untuk taburan di tengahnya: 100 gr meises

Cara Membuat:
1. Campur minyak goreng dan DCC, tim sampai coklat meleleh, aduk rata dan sisihkan.
2. Campur terigu, coklat bubuk, baking powder dan vanili, ayak.
3. Kocok putih telur hingga 1/2 mengembang, masukkan gula sedikit demi sedikit kemudian masukkan emulsifier dan kocok hingga kental.
4. Panaskan kukusan dengan api kecil dan penutupnya diberi serbet.
5. Masukkan campuran tepung ke dalam adonan telur sedikit demi sedikit. Aduk rata.
6. Masukkan campuran minyak dan coklat ke dalam adonan. Aduk rata.
7. Masukkan 1/2 adonan kedalam loyang bulat berdiameter 20 cm yang sudah diberi kertas roti.
8. Kukus selama 15-20 menit.
9. Taburi meises di atas adonan pertama kemudian tuang 1/2 adonan lagi di atasnya. Kukus selama 20-30 menit atau hingga matang.
10. Angkat, hias dan sajikan.

Kalau memakai putih telur, walaupun dikukus dengan api kecil, tetap saja atasnya bergelombang. Jadi saya pangkas atasnya supaya rata dan menjadikan bagian atas kue sebagai bagian bawah. Bingung juga mau dihias pakai apa. Awalnya mau memakai strawberry dan logo "Happy Birthday" saja, tapi ko ya kurang semarak. Untungnya ada mentega putih yang saya beli untuk membuat mantau, jadilah saya pakai dulu untuk membuat buttercream sederhana dengan menggunakan mentega putih, air gula, susu kental manis dan rhum. Buttercreamnya hanya utuk hiasan supaya tidak terlalu sepi dan juga untuk membuat nama. Hasilnya bagussss...... ^^

Testimony:
1. Kaya kue yang dijual di bakery.
2. Ini buat sendiri?? (iya donk - pede boleh kan??)
3. Enak kuenya, tidak terlalu manis.

Cap Cay Goreng

Happy New Year to all of you..... Gimana liburannya? Saya ga liburan tahun baru, sehari sebelum tahun baru pun masih ada kerjaan. Hehehe....

Posting pertama di awal tahun 2011 adalah Cap Cay Goreng. Kenapa harus Cap Cay Goreng?? Biar semuanya sehat dengan memakan sayuran. Hehehehe....

Cap Cay... kenapa bisa disebut Cap Cay? Ini saya ambil dari wikipedia:
Cap cai atau Cap Cay (hanyu pinyin: za sui) adalah dialek Hokkian yang berarti harfiah "aneka ragam sayur". Cap cai adalah nama hidangan khas Tionghoa yang populer yang khas karena dimasak dari banyak macam sayuran. Jumlah sayuran tidak tentu, namun banyak yang salah kaprah mengira bahwa cap cai harus mengandung 10 macam sayuran karena secara harfiah adalah berarti "sepuluh sayur". Cap di dalam dialek Hokkian juga berarti "sepuluh", dan cai berarti sayur.
Cap Cay biasa dijual di restaurant cina atau di beberapa tempat yang menjual masakan cina. Bisa halal dan non-halal. Biasanya non-halal dari minyak dan dagingnya. So, berhati-hati untuk teman-teman yang muslim, harus ditanyakan dulu bahan-bahannya ketika membeli. Saya saat ini membuat cap cay yang halal. Bisa dipraktekkan oleh semua orang tapi karena membuat sendiri jadinya pakai ilmu kira-kira dan secukupnya.

Cap Cay Goreng
Bahan:
1 bakso ikan
1 bakso sapi
ayam fillet secukupnya
udang secukupnya
1 wortel - dipotong serong
1 kembang kol - dipotong kecil
caisim secukupnya - potong kecil
sawi putih secukupnya - potong kecil
daun bawang secukupnya
2 ruas jagung muda - potong kotak memanjang
1 siung bawang putih cincang
minyak untuk menumis
minyak wijen secukupnya
saus tiram secukupnya
kecap asin secukupnya
1 st kaldu ayam bubuk
garam, lada, gula secukupnya
1 st sagu + sedikit air
150 ml air

Cara membuat:
1. Tumis bawang putih dengan minyak sampai berubah warna dan harum.
2. Masukkan bakso ikan, bakso sapi, ayam fillet dan udang, tunggu sampai berubah warna.
3. Masukkan wortel dan kembang kol lalu beri 150 ml air, masak sampai setengah empuk.
4. Masukkan jagung muda, sawi putih, caisim dam daun bawang.
5. Beri minyak wijen, garam, gula, lada, kaldu bubuk, saus tiram, kecap asin.
6. Setelah sayuran matang, beri air sagu untuk mengentalkan.
7. Siap disajikan.

Bisa divariasikan menjadi sapo tahu dengan menambah tahu sutra yang digoreng dan jamur kuping. Sayurannya juga bisa diganti-ganti,misalnya dengan memakai pocay, kol, dll. Semua bahan serba kira-kira dan secukupnya, jadi harus dicicip dulu sebelum diberi air sagu. Selamat mencoba dan selamat makan. ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...